KAKI BURUNG APAKAH INI?BERIKUT PENJELASAN NYA!

 
Pada gambar A dan B terdapat 2 jenis hewan yang berbeda, jika dilihat gambar tersebut menunjukkan kaki hewan berjenis unggas atau burung. Setelah ditelusuri, didapati bahwa pada gambar A merupakan gambar kaki unggas dengan jenis bebek atau itik, sedangkan pada gambar B merupakan gambar kaki burung dengan jenis Bangau Biru Besar atau The Great Blue Heron. 

A. BEBEK / ITIK

Bebek atau itik adalah nama umum untuk beberapa spesies burung dalam famili Anatidae. Bebek umumnya adalah burung akuatik yang sebagian besar berukuran lebih kecil dibandingkan angsa maupun angsa berleher pendek, dan dapat ditemukan pada perairan air tawar maupun air laut. Bebek atau itik merupakan burung atau unggas dengan klasifikasi Kerajaan: Animalia, Filum: Chordata, Kelas: Aves, Ordo: Anseriformes, Famili: Anatidae, Genus: Anas/Cairina. Sebagian besar bebek berkembang biak sekali setahun dan memilih kondisi yang sesuai (pada musim panas, musim semi, atau musim hujan).

Secara umum tubuh bebek berukuran lebar, berlekuk, dan memiliki leher yang relatif panjang, meskipun tidak sepanjang angsa. Makanan bebek bervariasi seperti rumput, tanaman air, ikan, serangga, amfibi kecil, cacing, dan moluska kecil. Bebek penyelam dan bebek laut mencari makanan di kedalaman air sehingga memiliki massa yang lebih besar agar mudah menyelam, namun menjadi lebih sulit terbang. Sedangkan bebek dari subfamili Anatinae tidak mampu menyelam jauh, mereka hanya menyaring makanan dari perairan yang mampu dijangkau, sehingga memiliki paruh pipih dan berbentuk lebar yang mengandung lamela, yaitu pelat tipis yang berjumlah banyak dan saling berdekatan seperti pada permukaan kaki cicak, dan insang ikan. Sedangkan pada bebek berguna sebagai penyaring makanan. 

Kaki bebek memiliki ukuran yang cukup lebar dan berselaput sehingga memudahkannya dalam berenang, bahkan bebek menjadi salah satu hewan yang terkenal sebagai perenang handal. Pada saat di air kaki bebek secara otomatis akan melebar, dan selaput yang ada di antara jari-jari kaki bebek membuatnya bisa bergerak dan bertahan di air, selain itu juga membantunya saat melewati daratan, termasuk pada saat di area berlumpur. Bebek muda rentan menjadi mangsa predator karena ketidakmampuan mereka untuk terbang, umumnya menjadi mangsa ikan besar seperti ikan pike, buaya, dan pemburu air lainnya, termasuk burung pemakan ikan seperti burung kuntul. Sarang bebek sering dirampok oleh predator daratan seperti rubah atau burung besar seperti elang. Bebek dewasa adalah penerbang yang cepat, tetapi masih terdapat predator yang mengancam seperti manusia dan Falcon Peregrine. 

Selain Itu, bebek juga memiliki keunikan yaitu tidak dapat berkeringat karena bebek tidak memiliki kelenjar keringat, sehingga Cuaca yang panas justru menstabilkan suhu tubuh bebek. Kemudian bebek juga memiliki 3 kelopak mata yang disebut membran nictitating yang berperan penting dalam melindungi, melembabkan, sekaligus membersihkan mata bebek. Bebek memiliki penglihatan tajam mencapai 2-3 kali lipat daripada manusia, sehingga bebek mudah melihat sinar UV dan panorama di dalam air. Tidak hanya itu, bebek juga peniru yang handal dengan melihat atau diajari oleh manusia seperti saat berbaris hingga meniru gaya intonasi manusia saat berbicara.


B. BANGAU BIRU BESAR 

Bangau biru besar (Ardea herodias) adalah burung rawa besar dalam keluarga bangau Ardeidae, biasanya ditemukan di dekat pantai perairan terbuka dan di lahan basah di sebagian besar Amerika Utara dan Tengah, dan merupakan bangau terbesar yang berasal dari Amerika Utara, ukurannya hanya dilampaui oleh bangau goliat (Ardea goliath) dan bangau perut putih (Ardea insignis). Bangau biru besar merupakan burung dengan klasifikasi Kerajaan: Animalia, Filum: Chordata, Kelas: Aves, Ordo: Pelecaniformes, Famili: Ardeidae, Genus: Ardea, Spesies: A.herodias. 

Ciri-ciri bangau biru besar adalah bulu yang berwarna abu-abu dengan sedikit warna biru, paha berwarna merah kecoklatan, sepasang garis merah kecoklatan dan hitam di bagian panggul, lehernya berwarna abu-abu berkarat dengan guratan hitam dan putih di bagian depan, kepalanya lebih pucat, dengan wajah hampir putih, dan sepasang bulu hitam atau batu tulis membentang dari atas mata hingga ke belakang kepala. Pada saat awal musim kawin, paruh dan kaki bagian bawahnya menjadi jingga. Burung yang belum dewasa memiliki mahkota yang berwarna kusam, pola sayapnya terlihat samar samar, tidak mempunyai bulu, dan paruhnya berwarna abu-abu kekuning-kuningan. Dua dari tiga jari kaki depan umumnya saling berdekatan. Di lintasan balap, jari kaki depan dan belakang sering kali memperlihatkan cakar kecil. 

Bangau biru besar dapat beradaptasi dengan hampir semua habitat lahan basah di wilayah jelajahnya. Spesies ini dapat ditemukan dalam jumlah banyak di rawa air tawar dan air asin, rawa bakau, padang rumput yang tergenang air, tepi danau, atau garis pantai. Ia dapat dilihat di daerah yang sangat maju selama daerah tersebut memiliki perairan yang menghasilkan ikan. Selain itu, mereka jarang menjelajah jauh dari perairan, namun terkadang terlihat terbang di daerah dataran tinggi. Mereka biasanya bersarang di pepohonan atau semak-semak di dekat tepi air, seringkali di pulau-pulau (yang meminimalkan potensi pemangsaan) atau di tempat-tempat yang sebagian terisolasi. 

Makanan utama bangau biru besar adalah ikan, mereka dapat memangsa berbagai ukuran ikan mulai dari ikan kecil hingga ikan dewasa besar. Selain ikan, ia juga diketahui memakan berbagai macam mangsa amfibi seperti katak dan salamander yang mudah diambil, serta reptil seperti kura kura kecil, ular dan kadal. Mereka juga memangsa mamalia kecil termasuk tikus, tikus tanah, dan tupai. Bangau menemukan makanannya melalui penglihatannya dan biasanya menelannya secara utuh. Mereka mencari makan sendirian dan biasanya mencari makan sambil berdiri di air, tetapi juga bisa mencari di lading, jatuh dari udara, atau hinggap. Teknik berburu yang paling umum digunakan adalah mengarungi perairan dangkal dengan kakinya yang panjang, memanfaatkan jari-jarinya yang panjang, dan dengan cepat menusuk mangsa dengan paruhnya yang panjang dan tajam. 

Selain itu, bangau biru besar juga memiliki kelebihan yaitu dapat berburu siang dan malam berkat tingginya persentase fotoreseptor tipe batang di mata mereka yang meningkatkan penglihatan malam mereka. Kemudian Berkat tulang leher yang berbentuk khusus, Great Blue Heron dapat dengan cepat menyerang mangsa dari jarak jauh. Bangau Biru Besar memiliki bulu khusus di dadanya yang terus tumbuh dan berjumbai yang disisir dengan cakar di jari tengah mereka, dan mengoleskan semacam bedak pada bagian bawah bulunya untuk menghilangkan lender dan minyak lainnya dari bulu saat bersolek. 




Komentar

Postingan populer dari blog ini

BEBERAPA TEMPAT DI INDONESIA, SALAH SATUNYA BERSEJARAH!

23 KAMPUS SWASTA DITUTUP?